Tampilkan postingan dengan label sekilas info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekilas info. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Juni 2010

Manusia Terpintar Sepanjang Sejarah

Siapakah orang yang terpandai yang pernah hidup? Jika pertanyaan ini dilontarkan, pikiran yang terlintas di kepala kebanyakan orang adalah Albert Eisntein, Leonardo Da Vinci, Thomas Alfa Edison, Isaac Newton, Mozart, atau sederetan nama terkenal lainnya.

Tapi jawabannya bukan mereka. Orang yang paling pandai yang pernah hidup bernama William Sidis. Seorang Jahudi Rusia yang beremigrasi ke Amerika. Jika orang normal memiliki IQ 90-110, Albert Eistein sebagai prototype jenius memiliki IQ 160, Sidis memiliki IQ yang ‘out of scale’. Diperkirakan IQ-nya berkisar 250-300.

Menurut ibunya, Sidis mulai berbicara pada usia 4 bulan dan membaca Koran pada usia 18 bulan. Pada usia 8 tahun ia mengajari dirinya sendiri bahasa Latin, Yunani,, Rusia, Prancis, Jerman, Ibrani, Armenia dan Turki. Ia akhirnya dapat menguasai 200 jenis bahasa di dunia dan bisa
menerjamahkannya dengan amat cepat dan mudah. dan kabarnya ia bisa mempelajari sebuah
bahasa secara keseluruhan dalam sehari !!!!. Pada usia tiga tahun sudah bisa mengetik Menulis empat buku diantara usia empat dan delapan tahun, dua diantaranya mengenai antomi dan astronomy. Ia menyelesaikan SD dalam 7 bulan, Sekolah Menengah 6 minggu dan lulus Kedokteran Harvard dan MIT pada waktu berusia 11 tahun. Semuanya dengan Cumlaude. Dia juga kuliah di Fakultas Hukum Harvard.

Sayangnya William Sidis meninggal pada usia 46 tahun karena stroke dan sejarah hampir tidak mencatat apa-apa tentang dia. Ia tidak punya peninggalan seperti jenius lainnya. Ia tidak memiliki apa-apa yang bisa disumbangkan bagi peradaban manusia padahal ia lahir di abad ke 20. Hidup dan potensinya sia-sia karena tidak ada keinginan untuk menyumbangkan sesuatu bagi kepentingan dunia.

Kepandaian tidak menentukan kontribusi dan pengaruh yang kita berikan bagi sesama. Dampak bagi umat manusia hanya datang dari keinginan atau desire untuk melakukan dan mengembangkan dan potensi yang kita miliki. Itulah yang menentukan tingginya puncak hidup seseorang.

Kebanyakan kita tidak dilahirkan sebagai orang jenius, namun kita adalah makhluk yang diciptakan sesuai dengan image Tuhan. Kepada kita telah diberikan kemampuan yang unik oleh Sang Pencipta. Tujuan Tuhan agar manusia bisa memuliakanNya dan menjadi penguasa atas ciptaanNya yang lain. Jangan sia-siakan potensi yang Tuhan sudah investasikan dalam hidup kita. Temukan dan kembangkan.

Sabtu, 06 Maret 2010

3 Skandal yang Bisa Terjadi di Tempat Kerja


VIVAnews - Skandal kerja, entah itu asmara atau keuangan, adalah kesalahan yang dilakukan secara sadar, dan jika terbongkar akan mengancam integritas pelaku serta perusahaan.

Namun, ketika seseorang terlibat skandal, apa yang harus dilakukan untuk memulihkan nama baik? Berikut 3 jenis skandal yang mungkin terjadi di tempat kerja, dan solusinya.

1. Perselingkuhan di kantor

Apa yang harus dilakukan bila Anda memiliki affair dengan seorang rekan sekantor yang telah menikah? Parahnya, hubungan ini membuat Anda hamil di luar nikah.

Solusi: Jika pria yang sekaligus rekan kerja Anda mau bertanggung jawab dan menceraikan istrinya demi Anda, tentu masalah yang perlu Anda khawatirkan hanya masalah kantor. Tapi, jika si dia tak mau bertanggung jawab, itu berarti Anda harus berjuang sendiri.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan di kantor adalah meminta teman yang bisa Anda percaya menjadi ‘juru bicara’Anda di lingkungan kantor. Mengapa? Karena ketika seseorang sedang dalam masalah yang menghebohkan, sulit baginya untuk mempertahankan kredibilitas diri sendiri di mata orang lain.

Selain itu, yang terlibat skandal asmara di kantor memang lebih baik diam dan tidak banyak berkomentar. Pasalnya, belum tentu respon yang diterima selalu bernada positif dan empatik. Setelah itu, bicarakan masalah ini pada atasan, dan meminta support juga tindakan tepat. Dalam hal ini, peran atasan mutlak diperlukan.

2. Kecerobohan rugikan uang perusahaan ratusan juta rupiah.

Bisakah Anda memulihkan nama baik dan bekerja seperti biasa?

Solusi: Tampaknya, Anda memang harus menanggung risiko dari kecerobohan sendiri. Mengakui kesalahan dan berani menanggung akibatnya itu bisa menjadi cara untuk menaikkan kredibilitasnya yang jatuh.

Satu hal penting bila sedang menghadapi kasus seperti ini adalah jangan membuat dosa-dosa baru. Lebih baik, mengakui kesalahan, dan mencari tahu apa yang bisa dilakukan sebagai langkah berikutnya. Orang sukses adalah mereka yang bisa 'bounce back' ketika menghadapi masalah dan konflik. Namun, jika peraturan perusahaan mengharuskan mundur, terimalah kenyataan dengan lapang dada.

3. Kepergok mencatut laporan keuangan (korupsi)

Apa yang harus dilakukan? Perlukah bertahan, atau lebih baik mengundurkan diri?

Solusi: Banyak perusahaan tidak dapat mentolerir bila terjadi penyelewengan dana atau perbuatan yang melanggar aturan perusahaan seperti ini. Biasanya, karyawan yang melakukan perbuatan tersebut, tanpa pertimbangan apapun bisa langsung dipecat.

Jika Anda tidak di-PHK, pekerjaan paling utama adalah membangun kembali kepercayaan, yang tentu saja membutuhkan waktu cukup lama untuk melakukannya. Yang diperlukan dalam situasi ini adalah solusi untuk segera dapat menuntaskan masalah dan segera dapat kembali fokus menjalani hidup dan menekuni pekerjaan dalam lingkungan yang kondusif.